Cerita tentang Kamu dan Kampung Kurma Bogor

cerita tentang kamudan kampung kurma bogor

Waktu itu, kamu datang ke kantorku bertiga bersama kawanmu, denganmu jumlahnya tiga orang.
Iya, kedua temanmu adalah laki-laki, perempuanmu hanya kamu seorang. Kalian bertiga memakai seragam yang hampir sama dengan yang aku kenakan dulu.
Setelan kemeja putih dengan dasi warna merah maroon dibalut dengan jas warna krem sesuai dengan warna celananya, dan kamujuga memakai jilbab warna hitam.

Kamu datang ke kantorku berniat ingin mempersentasikan sebuah proyek yang kamu kerjakan bersama temanmu.
Proyek kampung kurma bogor katamu, diiringi dengan nada gugup, kamu menjelaskan apa proyekmu tersebut.
Kamu bercerita mengenai pembangunan dan kesejahteraan perekonomian ummat dengan membudidayakan kurma.

Aku pun heran , lalu bertanya kenapa kurma ?
Kamu menjawab masih dengan nada gugup, karena kurma memiliki target pasar yang luas, bisa dijual keluar negeri, dan yang terpenting ingin mengamalkan sunnah nabi kita.

Aku pun kagum dengan konsep yang kamu tawarkan.
Seorang wanita muda, yang sudah memiliki visi yang jauh tentang pemberdayaan ummat.
Kalau kata ustadzku, ghazwul fikri mu itu sudah terbentuk secara kuat.

Beberapa waktu pun berlalu, sampai kita tak pernah bersua kembali.
Hingga akhirnya, kamu pun menghubungiku lagi melalui pesan facebook.

“Assalammualaikum ka , apa kabar ?
Ka, aku mau melamar menjadi di salah satu perusahaan yang bidangnya mirip dengan tempat kerja kaka sekarang, apa yang aku harus siapkan ?”

Lalu aku pun menjawab sesuai dengan pengalamanku.

Dan alhamdulillah akhirnya kamu diterima ditempat kerja tersebut.
Lalu kita pun beberapa kali pernah melakukan proyek yang sama.

Kampung Kurma Bogor, merupakan proyek yang kamu kerjakan pertama kali tentunya, entah berapa kali sudah kamu mendatangi investor, beberapa kali menemui kegagalan,
hingga akhirnya kamu bisa realisasikan, dan membawa manfaat untuk banyak orang.

Dalam kesuksesan nmu aku hanya bisa berpesan, tetaplah menjadi pribadi yang baik ya dek, berbakti pada ayah dan ibu yang aku tahu kau sangat menyayangi mereka, dan semoga apa yang kamu citakan diberi kemudahan dan kelapangan oleh-Nya.